Tampilkan postingan dengan label Kisah Sukses. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Sukses. Tampilkan semua postingan
Ini Deretan Bisnis Cristiano Ronaldo Pasti Bikin Kamu Iri

Ini Deretan Bisnis Cristiano Ronaldo Pasti Bikin Kamu Iri

Ronaldo, Bisnis

Adalah Cristiano Ronaldo, yang selalu menjadi idola para pesepakbola muda. Selain dari penghasilan nya dari gaji menjadi pesepakbola. Ternyata CR7 juga memiliki bisnis yang membuatnya makin tajir.

Menurut majalah Forbes, Cristiano Ronaldo memiliki kekayaan bersih mencapai 450 juta dollar (Rp6,3 triliun). CR7 mulai membangun kerajaan bisnis di luar sepak bola sejak lima tahun lalu.

Berikut list bisnis dengan brand CR7 yang sedang dibangunnya yang dirangkum oleh Bola.com :

1. Pestana CR7 Hotel

Pestana CR7 Hotel

Cristiano Ronaldo melakukan perjanjian kerja sama dengan perusahan Portugal yang bergerak di bidang pariwisata, Pestana Hotel Group. Ia menamai hotel tersebut dengan Pestana CR7 Hotel.

Ronaldo kini memiliki dua hotel di Portugal yakni di Madeira dan Lisbon. Peraih lima Ballon d'Or itu berencana membangun hotel CR& di Paris dan New York pada 2020.

2.  Sewa Jet Pribadi

Jet CR7

Cristiano Ronaldo juga memiliki usaha penyewaan jet pribadi. Ia mengenakan tarif mencapai 3000 euro - 6000 euro (Rp46-Rp92 juta) per jam untuk penyewa jet miliknya.

Menurut majalah Viniatis, dari bisnis ini dia mengantongi keuntungan mencapai satu juta euro (Rp15 miliar) pada 2018.

3. Pusat Kebugaran

Pusat Kebugaran

Cristiano Ronaldo membuka bisnis gym bernama CR7 Crunch Franchise pada 2016. Ronaldo bekerja sama dengan perusahaan bernama Curnch Farnchies.

Bisnis gym tersebut baru ada dua tempat di Kota Madrid. Rencananya, Ia ingin membuka sebanyak 100-150 cabang di berbagai kota dunia.

4. Restoran

Restorant


Cristiano Ronaldo menamkan uangnya pada saham Grupo Mabel Capital. Grup ini membawahi restoran elite Zela.

Restoran Zela berada di dua kota yakni Ibiza dan London. Grupo Mabel Capital juga mendapat suntikan dana dari Rafael Nadal, Pau Gasol, dan penyanyi Enrique Iglesias.

5. Pakaian dan Minyak Wangi

Parfum

Pakaian

Cristiano Ronaldo menyukai dunia fesyen atau fashion. Ia telah memiliki perusahaan jins dengan nama CR7 Denim dan menjalin kerja sama dengan Denali untuk produk CR7 Balnket.

Bintang Juventus itu juga berkerja sama dengan perusaan parfum asal Inggris untuk memproduksi Eden Parfum Cristiano Ronaldo Fragrance.

6. Klinik Rambut

Klinik Rambut CR7

Cristiano Ronaldo memiliki 50 persen saham di perusahaan Insparnya. Perusahaan tersebut bergerak di bidang klinik transplantasi rambut.

Grup Insparya memiliki 10 klinik di Portugal dan telah melakukan 35 ribu transplantasi. Pelayanan ini memakan waktu 6 jam dengan biaya antara 4 ribu hingga 7 ribu euro.

Disadur dari Bola.com dan Liputan 6.com
Read More
KISAH SUKSES GELANDANGAN MENJADI PENGUSAHA SUKSES

KISAH SUKSES GELANDANGAN MENJADI PENGUSAHA SUKSES


Foundingaustin: John Paul DeJoria bersama istri


John Paul DeJoria merupakan salah satu sosok pengusaha sukses yang menginspirasi di Amerika Serikat. Kekayaannya kini mencapai US$ 2,6 miliar atau sekitar Rp 36 triliunan.
Sebelum menjadi pengusaha sukses, DeJoria merupakan seorang gelandangan. Pada usia 19 tahun dia harus rela pergi dari rumah, mencari pekerjaan sana-sini. Di usia 20 tahun, dia telah mengalami pernikahan dan juga perceraian.
Image result for John Paul DeJoria
Wikipedia:John Paul DeJoria 
Pekerjaan yang dilakoninya saat itu jauh dari kisah sukses dirinya kini. Ya, ia mengerjakan hampir semuanya, mulai dari sales, hingga pemulung botol bekas. Saat itu DeJoria tidak hidup sendirian, karena ia harus menanggung seorang anak dari hasil pernikahannya. Saking tidak adanya uang, DeJoria sempat beberapa tahun menjadi gelandangan dan tidur di mobil.
Untuk makan saja, ia harus rela meminta-minta di sebuah restoran. Beruntung banyak teman yang merasa iba dan menawarkan pekerjaan untuknya. Tanpa pikir panjang ia pun langsung mengiyakan tawaran tersebut.
Bekerja tidak tetap, dari satu tempat ke tempat lain ia lakoni demi memenuhi kebutuhan anaknya. Meski sudah mendapatkan pekerjaan, tetap saja gak mampu untuk membeli rumah dan memilih hidup sebagai tunawisma. Salah satu pekerjaan yang paling lama ia lakoni adalah sales shampo yang harus mengunjungi dari satu rumah ke rumah lain untuk menawarkan produknya.
Ingin terlepas dari kehidupan yang serba kekurangan, DeJoria akhirnya memberanikan diri untuk membuka sebuah usaha sendiri. Berkat pengalaman berdagang dan pengetahuannya di dunia penataan rambut, DeJoria beserta temannya Paul Mitchell mendirikan bisnis kecil-kecilan salon dan produk perawatan rambut. Bermodalkan uang pinjaman senilai US$ 700, usaha itu pun diberi nama John Paul Mitchell System di tahun 1980.

Dari gelandangan, menjadi pemilik produk perawatan rambut terkemuka

Related image
Cnbc:John Paul DeJoria 

Sejak didirikan tahun 1980, perusahaan Paul Mitchell mengalami perkembangan yang sangat pesat. Mereka menjual berbagai macam produk perawatan rambut seperti shampo, cat rambut, juga membuka beberapa salon.
Dilihat dari situs resminya di Paul Mitchell, perusahaan ini memiliki terobosan positif di dunia kecantikan saat itu. Paul Mitchell merupakan salah satu produk perawatan rambut yang ramah terhadap hewan. Artinya, mereka tidak menggunakan binatang apapun sebagai kelinci percobaan produk-produk mereka.
Paul Mitchell pun kini sudah menjadi salah satu perusahaan terkemuka di dunia dengan lebih dari 100 produk perawatan rambut dan telah tersebar di 81 negara. DIkutip dari Forbes, total pemasukan dari bisnis ini mencapai US$ 1 miliar di tahun 2017 atau sekitar Rp 14 triliunan. Mungkin saat ini jumlah pendapatan tersebut sudah bertambah seiring dengan berkembangnya bisnis DeJoria.

Ekspansi ke bisnis minuman

Kurang puas dengan bisnis perawatan rambut, DeJoria mengembangkan sayap bisnisnya ke bisnis tequila. Ini yang lantas membuat kisah sukses DeJoria kian inspiratif. Pada tahun 1989, ia bersama seorang temannya Martin Crowley membeli sebuah pabrik penyulingan di Meksiko, yang kemudian disulap menjadi Patron Spirits Company.
DeJoria menjamin bisnisnya ini mampu menghasilkan tequila berkualitas tinggi karena melewati beberapa tahapan penyaringan. Produksi pertamanya, ia menjual sebanyak 12.000 botol dan dijual dengan harga US$ 37, harga yang mahal saat itu karena rata-rata tequila dijual dengan harga US$ 5. Maklum saja, Patron tequila merupakan salah satu produk yang premium bagi kalangan kelas atas saat itu.
Sama dengan bisnis Paul Mithcell, Patron juga mengalami kesuksesan yang luar biasa. Dikutip dari Fundable, pada tahun 2011 mereka mampu menjual lebih dari 2 juta botol dengan total pendapatan mencapai US$ 250 juta atau Rp 3,5 triliunan.
Mendirikan sekolah perawatan rambut
Kisah sukses De Joria tak hanya sampai di situ. Tak ingin melihat generasi penerusnya mengalami hal yang sama dengan dirinya dulu, DeJoria mendirikan sebuah sekolah yang diberi nama Paul Mitchell School.
Berangkat dari perusahaan perawatan rambut, Paul Mitchell School ini juga mengajarkan para murid untuk menjadi ahli dan penata rambut profesional. Anak-anak yang tidak mampu akan mendapatkan beasiswa penuh dan bantuan santunan keuangan sebagai biaya hidup.
Tercatat setiap tahunnya mereka menerima 10.000 siswa. Kalau lulus, sudah pasti para siswa akan menyandang predikat sebagai jebolan sekolah perawatan rambut terbaik di dunia. Jadi, untuk mencari pekerjaan di bidang ini bukanlah hal yang sulit lagi bagi mereka.

Meskipun tajir, tak lupa beramal

DeJoria selalu mengingat-ingat betul dari mana ia berasal. Pernah tinggal di jalanan, ditolak kerja berkali-kali, dan hidup serba kesulitan memberikannya pelajaran hidup yang berarti. Seolah tak mau hal yang menimpanya terjadi pada orang-orang, ia pun mendirikan badan amal yang diberi nama Peace Love Happiness Foundation.
Salah satu kegiatan amal yang pernah ia lakukan adalah menggalang dana bantuan untuk korban tsunami Asia, termasuk Indonesia. Caranya, dikutip dari behindthechair, ia berjanji bakal memotong rambut panjang ikoniknya apabila terkumpul dana sebesar US$ 10 ribu. Namun, nyatanya dana yang dikumpulkan dari masyarakat melebihi ekspektasi, yakni tembus US$ 50.000 atau Rp 7,1 miliar jika dikonversi dengan kurs saat ini.  
Itu tadi kisah sukses dan inspiratif dari seorang gelandangan yang menjelma sebagai pengusaha kaya raya bernama John Paul DeJoria. Dari kisahnya ini, banyak nilai-nilai kehidupan yang dapat kita petik, di antaranya janganlah mudah menyerah terhadap keadaan. Bagaimanapun juga masa depan tidak ada yang tahu, kamu hanya perlu bekerja keras untuk mengubahnya menjadi lebih baik.
Kisah sukses yang satu ini juga mengajarkan kita untuk tidak lupa saling berbagi. Meskipun kamu orang kaya dan memiliki harta yang banyak, jangan lupa untuk saling menolong sesama. Karena siapa tahu ke depannya justru kita yang berada di posisi terendah.

Sumber Berita : Moneysmart


Read More
AYO CARI TAU APAKAH ANDA PUNYA CIRI PENGUSAHA

AYO CARI TAU APAKAH ANDA PUNYA CIRI PENGUSAHA


AYO CARI TAU APAKAH ANDA PUNYA CIRI PENGUSAHA

Semakin banyak anak muda yang ingin menjadi seorang entrepreneur, namun terdapat fakta yang menyatakan bahwa tidak semua orang dapat menjadi seorang entrepreneur. Kebanyakan orang beranggapan menjadi seorang entrepeneur adalah orang mampu bekerja keras, disiplin, dan memiliki keyakinan yang kuat.
Read More
Kisah Sukses Penggila Youtube, Hanya Orang Gila Yang Begini

Kisah Sukses Penggila Youtube, Hanya Orang Gila Yang Begini



Usaha Online kini bukan sekedar bisnis ngawur lidur, nyatanya ada banyak sekali para pebisnis dunia maya yang telah mendapatkan kekayaan yang sangat besar dari bisnis online. Kita akan menyimak cerita tentang salah seorang penggila youtube hingga akhirnya kecipratan duit hingga milyaran. Bayangkan saja. Hobinya bermain game ternyata telah memberikan keuntungan besar bagi dia. 

Read More